Viral Sushi Tidak Halal, Kenali 3 Bahan Ini Apakah Berbahaya Bagi Tubuh

usedcarsreviewss.com – Baru baru ini tengah ramai diperbincangkan warganet mengenai viral sushi tidak halal berikut ulasan informasinya.

Viral kabar restoran sushi terkenal tidak halal karena menggunakan bahan beralkohol.

Yuk, kenali titik kritis kehalalan sushi. Bahan-bahan apa saja yang bisa membuat sushi tidak halal?

Unggahan aktor sekaligus model, Adrian Maulana (1/6) soal restoran sushi tidak halal menjadi viral. Ia mengingatkan bahwa sebuah jaringan restoran sushi terkenal belum mengantongi sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam unggahan itu ia mengucapkan terima kasih pada seorang pengunjung yang menginformasikan pada dirinya melalui pelayan, bahwa restoran Genki Sushi mengandung mirin dan shoyu.

Lantas mengapa mirin dan shoyu bisa membuat sushi menjadi tidak halal? Seperti apa penggunaannya dalam sushi? Berikut detikfood merangkum informasinya:

Viral Sushi Tidak Halal Diungkap Adrian Berikut 3 Bahan Yang Digunakan

Viral Sushi Tidak Halal, Kenali 3 Bahan Ini Apakah Berbahaya Bagi Tubuh
Viral Sushi Tidak Halal, Kenali 3 Bahan Ini Apakah Berbahaya Bagi Tubuh

1.Mirin

Dilansir dari Japanese Food Guide (21/3), mirin merupakan bumbu tradisional asal Jepang yang kerap digunakan sebagai pemanis dalam masakan, termasuk pada nasi untuk sushi.

Meskipun juga sering disebut rice wine, pembuatan mirin berbeda dari sake dan anggur beras lainnya.

Mirin tradisional dibuat dari beras ketan, alkohol suling, dan beras yang dibudidayakan dengan koji (Aspergillus oryzae), jamur pemakan pati yang digunakan untuk membuat alkohol, cuka, dan produk kedelai yang difermentasi.

2.Shoyu

Shoyu adalah kecap asin yang kerap menjadi ‘condiment’ wajib saat mengonsumsi sushi. Meskipun suda ada shoyu halal, masih ada restoran Jepang yang menggunakan shoyu beralkohol.

Mengutip Food Diversity (12/6), shoyu terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi, gandum, garam, dan air.

Shoyu memiliki tekstur hitam halus serta dianggap sebagai bumbu yang kaya akan cita rasa umami, sehingga shoyu populer sebagai bumbu masak dan saus pelengkap makanan.

Shoyu bisa mengandung alkohol secara alami dari proses fermentasi yang memberikan aroma serta berfungsi mencegah jamur.

Selain itu, pada beberapa kasus, produsen menambahkan lagi alkohol pada shoyu jika kandungan alkohol dari proses fermentasi tidak cukup untuk mencegah jamur.

Dalam proses memasak, kandungan alkohol pada shoyu umumnya menguap oleh panas.

3.Sake

Dilansir dari halaman LPPOM MUI (3/3), sake adalah minuman beralkohol dari Jepang yang berasal dari hasil fermentasi beras. Sake sering juga disebut dengan istilah anggur beras.

Sake dan mirin punya fungsi penting yaitu menghilangkan bau amis pada ikan yang acap menjadi komponen penting dalam sushi.

Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengatakan meski penggunaan Sake hanya sedikit dalam proses pembuatan sushi, sake tetap haram untuk dikonsumsi muslim karena mengandung alkohol.

Keduanya termasuk khamr dan tidak bisa dilakukan proses verifikasi kehalalannya. “Tidak melihat lagi penggunaannya seberapa.

Mau banyak atau sedikit, mabuk atau tidak mabuk, tetap saja tidak halal. Karena khamr itu haram dan najis. Apalagi ada yang bilang, jika dipanaskan alkohol akan menguap.

Tapi tetap saja tidak bisa karena zatnya sudah terkandung dalam masakan tersebut,” jelasnya.

PENUTUP

Demikianlah rangkuman informasi yang dapat admin sampaikan mengenai viral sushi tidak halal semoga informasinya dapat bermanfaat terima kasih.

Gallery for Viral Sushi Tidak Halal, Kenali 3 Bahan Ini Apakah Berbahaya Bagi Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published.