Alasan ‘Mengenang’ Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi

usedcarsreviewss.comAlasan anies ubah 32 nama jalan hingga gedung dengan tokoh betawi “Mereka adalah pribadi yang dikenang karena mereka memberikan manfaat bagi sesama.

Mereka ini adalah pribadi yang kita kenang karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan,” ucapnya.

Anies memaparkan, masyarakat Betawi telah menjadi perekat dan memperkuat simpul kebangsaan. Masyarakat Betawi juga mampu menerima anak bangsa dari seluruh Indonesia dengan baik.

“Karena itu kontribusi masyarakat Betawi tersebut di berbagai sektor perlu diabadikan, sehingga nampak bagi kita pribadi yang berkontribusi dan harapannya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota ini telah tumbuh besar pribadi yang disebut nama-nama jalan,” tandasnya.

Anies mengatakan, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang kontribusi besar tokoh Betawi dan ulama. Mereka dianggap berjasa mewarnai perjalanan Jakarta dan bangsa.

Berikut Nama Jalan Yang Resmi Diubah Oleh Anies Baswedan

Alasan 'Mengenang' Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi
Alasan ‘Mengenang’ Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi

1. Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya)

2. Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya)

3. Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus)

4. Jalan H. Bokir Bin Dji’un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede)

5. Jalan Raden Ismail (sebelumnya Jalan Buntu)

6. Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat)

7. Jalan H. Roim Sa’ih (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat)

8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur)

9. Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya)

10. Jalan KH. Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara)

11. Jalan Hj. Tutty Alawiyah (sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya)

12. Jalan A. Hamid Arief (sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5)

13. Jalan H. Imam Sapi’ie (sebelumnya Jalan Senen Raya)

14. Jalan Abdullah Ali (sebelumnya Jalan SMP 76)

15. Jalan M. Mashabi (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara)

16. Jalan H. M. Shaleh Ishak (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan)

17. Jalan Tino Sidin (sebelumnya Jalan Cikini VII)

18. Jalan Mualim Teko (sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke)

19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi (sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat)

20. Jalan Guru Ma’mun (sebelumnya Jalan Rawa Buaya)

21. Jalan Kyai Mursalin (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang)

22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang)

23. Jalan Bang Pitung (sebelumnya Jalan Kebayoran Lama)

Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan di Antaranya:

Alasan 'Mengenang' Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi
Alasan ‘Mengenang’ Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi

1. Kampung MH Thamrin (sebelumnya bernama Zona A)

2. Kampung KH. Noer Ali (sebelumnya bernama Zona Pengembangan)

3. Kampung Abdulrahman Saleh (sebelumnya bernama Zona B)

4. Kampung Ismail Marzuki (sebelumnya bernama Zona C)

5. Kampung Zona Embrio (sebelumnya bernama Zona Embrio)

Gedung:

1. Gedung Kisam Dji’un (sebelumnya Gedung PPSB Jakarta Timur)

2. Gedung H. Sa’aba Amsir (sebelumnya Gedung PPSB Jakarta Selatan).

PENUTUP

Demikianlah rangkuman informasi yang dapat admin sampaikan mengenai informasi alasan anies ubah 32 nama jalan hingga gedung dengan tokoh betawi terima kasih.

Gallery for Alasan ‘Mengenang’ Anies Berani Ubah 32 Nama Jalan Hingga Gedung Betawi

Leave a Reply

Your email address will not be published.