3 Prinsip Untuk Jangka Panjang Strategi Investasi

Usedcarsreviewss.com -Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan informasi yang saat ini tengah populer dan trending di media sosial, seperti 3 Prinsip Untuk Jangka Panjang Strategi Investasi, yang tentunya perlu kita ketahui.

Banyak sekali para penggua media sosial yang mencari informasi dengan kata kunci tersebut, hal ini menjadi salah satu pusat perhatian banyak orang terlebih bagi mereka yang ingin berinvestasi.

Nah untuk lebih jelasnya lagi maka simak dibawah ini 3 Prinsip Untuk Jangka Panjang Strategi Investasi, yang perlu kalian ketahui, maka dari itu yu kita simak sama-sama pembahasan dibawah ini.

Cocokkan investasi Anda untuk tujuan anda

Tahu tujuan anda, kerangka waktu Anda untuk mencapai mereka, dan berapa banyak risiko Anda bersedia untuk mengambil sebagai investor. Kebanyakan investasi jatuh ke salah satu dari lima kelas aset yang berkisar dari” konservatif “sampai” berisiko.

“Cash equivalents (termasuk dana pasar uang, tagihan Bendahara AS dan sertifikat deposito jangka pendek (CD)) berada di akhir yang lebih konservatif, sedangkan equities (saham) berada di ujung yang berisiko. Umumnya jatuh di suatu tempat di tengah dijamin investasi (Produk rate tetap didukung oleh kemampuan klaim membayar dari penerbit), investasi tetap (bonds dan obligasi dana), dan Real estate.

Sebarkan ‘telur’ Anda di antara beberapa keranjang

Ketika kamu menyimpan tabunganmu dalam investasi yang sama, kamu bisa menaruh uangmu terlalu banyak risiko atau kehilangan potensi yang kembali. Pertimbangkan diversifikasi, atau menyebarkan tabunganmu di beberapa kelas aset.

Selain berinvestasi di kelas aset, Anda dapat diversifikasi dengan berinvestasi dalam beberapa subkategori dalam kelas aset. Harap dicatat bahwa tidak ada jaminan bahwa alokasi aset mengurangi risiko atau meningkatkan kembali.

Jangan coba-coba mengatur waktu pasar

Waktu pasar adalah ketika Anda memindahkan uang Anda masuk dan keluar dari equities untuk mencoba dan menangkap kinerja highs dan menghindari lows. Ini sangat berisiko, dan bahkan investor yang paling berpengalaman bisa tersandung karenanya.

Jika Anda menjual saham Anda selama periode down, Anda mungkin akan kehilangan keuntungan jika harga naik lagi. Perlu diingat bahwa sejarah, pasar saham telah pulih dari merosot luas, meskipun kinerja masa lalu tidak ada jaminan hasil masa depan.

Baca Juga :

Akhir Kata

Itulah pembahasan tentang 3 Prinsip Untuk Jangka Panjang Strategi Investasi, yang saat ini tengah banyak diperbincangkan oleh warganet, semoga informasi yang admin sajikan ini dapat bergua dan bermanfaat untuk kalian semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *